Rabu, 04 November 2015

#3 RANGKUMAN BUKU ARSITEKTUR & LINGKUNGAN

1.1 ARSITEKTUR BIOLOGIS

   Arsitektur biologis adalah suatu ilmu penghubung antara manusia dan lingkungannya secara keseluruhan. kata biologis itu sendiri berasal dari kata bios yang berarti kehidupan / alam tumbuh-tumbuhan dan logos yang berarti dunia teratur, dunia berakal.
Rumah tempat tinggal bisa dianggap sebagai suatu susunan organis yg berfungsi sebagai kulit manusia. Arsitektur biologis memperlihatkan hubungan erat antara manusia dan lingkungan atau alam sekitar.

1.2 LINGKUNGAN.MANUSIA

     Setiap pembaruan merupakan suatu pembaruan atau perubahan lingkungan yang berarti perhatian atas arsitekturenya dan atas kualitas kehidupan manusia. Kualitas masa lalu hingga sekarang cenderung terus menurun. Kehidupan manusia yang seimbang dengan alam akan membutuhkan pengertian baru bagi istilah-istilah yang ada, seperti misalnya pengertian waktu, ruang, ukuran, fungsi, lingkungan dan sebagainya.

1.3 PENGARUH ENERGI

    Salah satu cara untuk mencapai keseimbangan dengan alam ialah memberikan perhatiaan lebih pada daya energi yg digunakan, kita membutuhkan perhitungan energi dengan memperhatikan, misalnya:
·         Energi untuk eksploitasi  bahan bangunan
·         Energi untuk persiapan bahan bangunan
·         Energi untuk transportasi bahan bangunan
·         Energi untuk mendirikan gedung
·         Energi untuk memelihara gedung
·         Energi untuk perubahan penggunaan gedung
·         Energi untuk membongkar gedung tersebut dsb.

1.4 TEKNOLOGI PROTEKTIF (PERLINDUNGAN)

   Menurut Prof.H.R.Hugi pada makalahnya Angepesste Technologie fur Entwicklungslander keseimbangan meliputi :
·         Seimbang dengan alam
·         Seimbang dengan manusia
·         Seimbang dengan lingkkungan




2. PENGERTIAN WAKTU

2.1   SEJARAH

    pembangunan dan kebudayaan merupakan bentuk sejarah manusia. Terutama pada masa yang lalu pembangunan rumah kediaman berarti tanda kehidupan, berarti aktivitas oleh masyarakat setempat. Kehidupan ditentukan oleh agama, kebudayaan dan masyarakat setempat.

2.2   Waktu sekarang
 
 Waktu sekarang merupakan peralihan antara sejarah masa lampau dan masa depan. Cara membangun sudah berubah. Pada masa lalu atap merupakan perlindungan dan tujuan utama rumah kediaman, sedangkan pada masa sekarang sudah jauh berbeda karena penghuni bermukim lebih padat. Kini dibutuhkan keamanan untuk rahasia pribadi, sehingga dinding-dinding dibangun. Kini orang membutuhkan kesenangan hidup dengan fasilitas aliran listrik, membutuhkan air sehat, lingkungan sehat dengan drainase dan sebagainya. Penghuni tidak dapat membangun rumahnya lagi, karena didahului oleh teknologi dan pengkhususan tukang dan ahli.


2.3  Masa depan 
suatu masa yang akan datang, atau belum datang saat ini.



PENGERTIAN RUANG

A.      Alam

       Manusia dan kebudayaannya serta peradaban yang dihasilkan terletak pada alam disekitarnya dengan hukum alamnya. Dari keseimbangan dengan lingkungan sosial-kebudayaan tertentu, kemudian dibuat faktor-faktor lingkungan, serta pembangunan rumah, pondok dan sebagainya. Kualitas perumahan akan meningkat dengan keselarasannya dengan alam sekitar, ketentuan ini akan menjadi dasar ekologi manusia.

B.      Manusia

        Pengertian ruang sejauh berhubungan dengan manusia merupakan sesuatu yang sangat sulit dijabarkan, sama sulitnya dengan pengertian ruang dalam kaitannya dengan masyarakat.

C.      Masyarakat

         Selamanya manusia bekerja dan melakukan sesuatu yang berimbang dengan kemanusiaan dan alam. Kesulitan selalu terdapat pada manusia dan citra dirinya, yakni hubungannya sebagai individu dengan masyarakat, kebudayaan dengan agama. Sebagai keterangan, misalnya kita dapat mengerti bahwa kelaparan yang terdapat diseluruh dunia dapat diubah dengan makanan. Asal ada makanan, maka kelaparan tidak akan ada. Di bidang perumahan, pembangunan dan pemukiman, cara penyelesaian di atas tidak akan berjalan, justru karena perbedaan pengertian pengertian yang begitu beragam di daerah atau negara masing-masing.

D.      Bangunan


PENGERTIAN UKURAN

A.      Perbandingan arsitektur alam dan teknik
Arsitektur masa depan harus lebih efisien dengan menggunakan energi yang jauhlebih sedikit. Arsitektur seharusnya lebih biologik.
B.      Peradaban (sivilisasi) dan kebudayaan

PENGERTIAN FUNGSI

      Fungsi menentukan arti. Perlindungan terhadap kehidupan manusia ialah tujuan pembangunan. Fungsi melindungi tidak boleh dicampur dengan fungsionalisme sebagai gaya arsitektur. Pengertian fungsi tentunya jauh lebih luas. Pada alam, semuanya bersifat fungsional, semua mempunyai fungsi, dan jikalau arsitektur biologis dapat diterapkan sebagai semacam arsitektur alam maka semuanya juga berfungsi.

A.      Situasai dan analisa site
Analisa site sebagai dasar perencanaan tidak mencukupi lagi untuk perencanaan kulit manusia ketiga jika hanya arsitek saja yang menentukan letak site tersebut. Ia membutuhkan bantuan ahli-ahli lain sehingga penilaian atas site bersifat menyeluruh.

B.      Ruang dan iklim
Bangunan dan konstruksinya dibutuhkan manusia antara lain untuk menghdapi pengaruh iklim. Faktor penting untuk membangun perlindungan terhadap cuaca dan iklim tersebut ialah penyinaran, suhu, kelembaban udara, ventilasi dan sebagainya.

C.      Energi dan bahan bangunan

D.      Cara membangun dan konstruksi bangunan
a)      Bagian bangunan utama
b)      Bagian bangunan yang bersifat pelengkap

a.       Hubungan dan sambungan
Membangun tempat tinggal selalu merupakan usaha merangkai, menyambung, menghubungkan bahan, ruang dan sebagainya. Dengan kata lain sambungan biasanya kita artikan sebagai suatu sambungan mekanik seperti misalnya dua balok kayu yang ditakik sehingga hubungannya erat dan kuat. Sambungan-sambungan kimik atau sambungan-sambungan biologik sampai kini masih jarang digunakan, walaupun sambungan bangunan alam misalnya senua biologik atau kimik.

b.      Ukuran dan proporsi

1.       Pengalaman dasar visual
2.       Pytagoras
3.       Pytagoras telah berhasil dengan penyelidikan mengenai selingan selaras/harmonis dalam bidang musik

E.       Ruang dan bentuk
J. A. Scheiderfrankan seorang ahli filsafat penulis buku Geist und form dengan nama samaran Bo Yin Ra mengemukakan tentang arti bentuk sebagai faktor teratur pada jiwa manusia :
“ lingkungan kita harus memperlihatkan bentuk yang kita rasakan sebagai murni dan benar! Jangan kita lupa, bahwa semua lingkungan kita mempengaruhi kita kembali dan membentuk kita! “


PENGERTIAN LINGKUNGAN

a.       Lingkungan alam

Sifat, cara pemilihan dan pengelolaan atas tanah serta bangunan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat, ikut menjadi faktor penentu dalam pembangunan pemukiman maaupun kelangsungan kehidupan manusia sehari-hari.

b.      Lingkungan sekitar (Lingkungan buatan)

Tuntutan tersebut harus dijawab dengan menggalakkan penggunaan bahan bangunan setempat seperti kayu, bambu, batu kali, tanah liat, tras, pasir, rumbia dan mengurangi penggunaan bahan bangunan seperti semen, asbes semen, plastik, baja, kaca, aluminium dan sebagainya yang penyediannya sangat memboroskan energi dan sumber alam. Arsitektur biologik bukan lagi seni semacam seni patung saja, melainkan terutama mendasar pada penggunaan bahan-bahan bangunan biologik.

c.       Lingkungan sosial dan ekonomi

BAHAN BANGUNAN BIOLOGIS

d.      Bahan bangunan yang dapat dibudidayakan lagi
a)      Kayu
b)      Bambu
c)       Rumbia, alang-alang dan ijuk
e.      Bahan bangunan alam yang dapat digunakan lagi
a)      Tanah, tanah liat dan lempung
b)      Batu alam
f.        Bahan bangunan alam yang dapat disediakan oleh industrial
a)      Batu buatan yang dibakar (batu merah)
b)      Genting flam dan genting pres
c)       Batu buatan yang tidak dibakar (batako)

PERENCANAAN ARSITEKTUR BIOLOGIS
a.      

 Tujuan pembangunan biologis

Penyelidikan arsitektur dan pembangunan mempunyai tujuan yang berbeda satu sama lain. Dalam penyelidikan itu biasanya bagian teknik dan ekonomi lebih diutamakan, sekalipun teknik tersebut belum pasti menjadi teknik yang terbaik. Pada umumnya dalam hal-hal dasar dan standar, terutama dibidang bahan, bangunan biologik masih mengalami cacat. Sebenarnya, pada semua penyelidikan seharusnya 
diperhatikan juga soal psikologi dan ekologi secara indisipliner.
b.       
Bentuk bangunan dan bahan bangunan

Bahan bangunan dan konstruksi bangunan adalah dua unsur pembentuk bangunan. Akan tetapi bentuk bangunanpun ditentukan oleh fungsinya, menurut kebutuhan dasar penghuninya dan cara membangunnya, yaitu cara membatasi ruang tersebut secara konstruktif dengan lantai, dinding, susunan atap dan sebagainya.
c.      
  Sistem perencanaan

Perencanaan arsitektur biologik dengan bahan bangunan biologik merupakan suatu lintas ilmu yang melibatkan antara lain insinyur, ahli bangunan dan pemberi tugas (bouwheer). Kerja sama yang baik antara mereka yang terlibat akan memungkinkan optimalisasi dalam perencanaan.
d.       
Arsitektur tradisional

Istilah arsitektur tradisional dapat diartikan sebagai suatu arsitektur yang diciptakan/dilakukan dengan cara yang senantiasa sama sejak beberapa generasi. Dengan demikian, arsitektur tradisional memperlihatkan hubungan manusia dengan sejarahnya dalam bidang bangunan dan permukiman.

a.       Menuju arsitektur biologis
a)      Pendahuluan
b)      Rudolf Doernach
c)       Peter Schmid
b.      prospek mendatang

Selasa, 13 Oktober 2015

#2 RESPON ARSITEKTUR & LINGKUNGAN

                 Bangunan sudah menjadi hal yang sangat vital bagi manusia, kebutuhan manusia akan bangunan pun saat ini seperti tiada habisnya, banyaknya lahan-lahan kosong yang di bangun perumahan dan setiap negara berlomba-lomba untuk membuat bangunan tertinggi.

                   Kebutuhan manusia akan bangunan sebagai tempat tinggal ataupun sebagai simbol di suatu negara sangatlah penting untuk memperhitungkan aspek keselarasan dengan alam maupun kepentingan manusia dengan penghuninya.
pembangunan menurut kebutuhan manusia dinamakan pembangunan secara biologis atau arsitektur biologis.

                   Pembangunan dengan memperhitungkan aspek keselarasan dengan alam maupun kepentingan penghuninya sangatlah penting karena dengan membangun bangunan yg memperhitungkan aspek arsitektur biologis dapat menghemat penggunaan energi pada bangunan, seperti kita bisa meminimalisir penggunaan AC (Air Conditioner) dan juga lampu pada bangunan dengan memanfaatkan potensi alam yg ada pada lingkungan bangunan, selain itupun dengan memperhitungkan keselarasan dengan alam bangunan yang dibangun menjadi lebih kokoh terhadap pengaruh iklim yang ada dan dapat merespon gejala alam dari lingkungan sekitarnya, dan juga tentu saja penghuni dari bangunan dapat merasa lebih nyaman tinggal didalam bangunan itu, dan juga bangunan menjadi bangunan yang menyandang predikat ramah lingkungan.

                 Sebenarnya manusia dari jaman dahulu sudah sadar akan pentingnya arsitektur biologis dalam pembangunan, sebagai contoh dapat kita lihat di bangunan rumah-rumah adat yang ada di setiap daerah indonesia. Bagaimana respon mereka pada bangunan terhadap lingkungan yang mereka hadapi, seperti bentuk atap yg merespon dari iklim lingkungan, bentuk rumah panggung yg merespon dari keadaan lingkungan yg mungkin banyak terdapat hewan buas. namun pada dasarnya mereka hanya mengikuti kebudayaan dari adat suku mereka, meskipun terkadang lingkungan sekitarnya sudah tidak mendukung dengan bentuk rumah adat mereka.

              Di zaman yang serba maju ini tentu kita haruslah berpikir lebih rasional dan merespon keadaan lingkungan seefektif mungkin pada bangunan agar bangunan yang dibangun karena kebutuhan manusia tidak merusak lingkungan tetapi justru memanfaatkan potensi alam yg ada, dengan begitu setidaknya manusia dan alam akan memiliki hubungan yg erat, karena manusia sangatlah membutuhkan alam sebagai tempat tinggal ataupun bertahan hidup, maka apa jadinya jika bangunan yg dibangun untuk memenuhi kebutuhan manusia malah merusak alam atau melawan kehendak alam, itu akan merugikan mereka sendiri karena telah merusak lingkungan tempat mereka tinggal.

Senin, 28 September 2015

#1 ARSITEKTUR & LINGKUNGAN

               


                       Arsitektur & Lingkungan, sebuah kata yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita yang tengah bergelut dalam dunia arsitektur baik yang sudah bekerja dilapangan maupun yang masih dalam ruang lingkup bangku perkuliahan, kita sebagai orang yang bergelut dalam bidang arsitektur haruslah paham betapa pentingnya mempedulikan lingkungan terlebih dahulu sebelum mulai merancang sebuah bangunan di suatu lingkungan.

 Lalu mengapa seorang arsitek harus peduli dengan lingkungan saat akan merancang?

         Dalam hal pembangunan sangatlah penting untuk memperhatikan aspek-aspek lingkungan terlebih dahulu karena lingkungan adalah tempat dimana mahluk hidup dapat hidup sesuai dengan fungsinya dalam ekosistem. Tanpa kita sadari karya seorang arsitek yang berupa bangunan-bangunan merupakan penyumbang terbesar kerusakan lingkungan, terlebih lagi di era modern ini banyak negara berlomba-lomba membangun gedung pencakar langit dengan mewahnya dan megahnya tanpa mempedulikan aspek-aspek lingkungan sekitanya seperti air, sinar matahari, angin, dan rumah-rumah warga sekitar yang kekurangan air dan sinar matahari yang terhalang oleh gedung-gedung besar.

        Sebagai contoh di Indonesia kita bisa melihat kondisi kota Jakarta saat ini, Dimana banyak para pengusaha-pengusaha kaya yang membangun bangunan mewah hanya untuk memperkaya diri sendiri tanpa memperdulikan lingkungan sekitarnya, dan karena banyaknya pembangunan gedung-gedung besar, lahan dikota Jakarta menjadi semakin sempit, dan banyak dari warga Jakarta yang termasuk golongan bawah lebih memilih tinggal di bantaran sungai ketimbang harus angkat kaki dari kota Jakarta dengan alasan-alasan sepihak, sehingga terciptanya pemukiman kumuh di bantaran sungai kota Jakarta.

         Dengan banyaknya warga yang tinggal di bantaran sungai tentu saja luas sungai semakin lama semakin menyempit dan ditambah sampah yg mereka buang ke sungai tanpa mempedulikan akibatnya membuat sungai mengalami pendangkalan dan debit air pun naik, dan juga sistem Drainase kota Jakarta yang tidak cukup baik di tambah kurangnya daerah resapan air di Ibukota karena pembangunan yang juga menutup daerah-daerah resapan air dengan aspal atau bahkan dengan beton, maka tak heran jika setiap tahunnya kota Jakarta selalu di landa Banjir.
(Pemukiman warga yang tinggal di bantaran kali ciliwung, Jakarta)

Lalu bagaimana solusi untuk mengatasi permasalah seperti di Ibu kota Jakarta?

      Seperti yang sudah kita semua ketahui, permasalahan akibat pembangunan yang tidak mempedulikan lingkungan di kota Jakarta banyak menyebabkan masalah seperti halnya banjir dan pemukiman kumuh di bantaran sungai, seolah-olah permasalahan ini menjadi PR bagi pemerintah yang belum pernah menemui titik terang untuk mengatasinya. Dan juga tidak mungkin jika pemerintah memaksakan menerapkan sistem seperti yang ada di kota negara-negara maju seperti kota Tokyo, Jepang.

     Pemerintah Indonesia terutama di kota Jakarta setidaknya dapat meniru prilaku pemerintah Jepang yang sangat mempedulikan lingkungannya walaupun tidak se efektif yang pemerintah Jepang lakukan.Sebagai contoh adalah proyek Drainase terbesar di dunia yang di bangun di kota Tokyo, Jepang yaitu "Proyek G-Cans" (Shutoken Gaikaku Housui Ro, atau Channel area Discharge Outer Metropolitan Underground) adalah jalur air bawah tanah dan air besar area penyimpanan yang dibangun oleh pemerintah Jepang untuk melindungi Tokyo dari banjir selama musim hujan.

 



Untuk menyerap air hujan, kompleks tersebut dilengkapi dengan 59 turbo pump dan total kapasitas lebih dari 14 ribu tenaga kuda . Tampaknya ini jelas mungkin dirancang untuk banjir paling intens.
        Proyek yang dimulai pada tahun 1992, proyek yang seharga dua-miliar-dolar ini telah selesai pada tahun 2009. Terowongan yang memiliki panjang lebih dari 100 km, tapi mungkin fitur yang paling mengesankan dari sistem drainase adalah tinggi silo yang mencapai 213 kaki dan 83 kaki serta 580 kaki untuk panjang tangki utama yang memiliki berpilar. Dan dikenal sebagai "Temple Underground," yang dibangun untuk mengumpulkan limpahan dari saluran air kota. Sistem drainase humongous dapat memompa lebih dari 200 ton air per detik.
Oleh karena itu, pemerintah kota Jepang memberi marjin fasilitas keselamatan yang ditempatkan sangat besar. Dengan membiarkan semua air laut menguap menjadi awan lalu jatuh menjadi hujan. Sang perancang drainase ini harus mempertimbangkan satu set penyimpanan bawah tanah yang sangat besar untuk ribuan ton air saat curah hujan tinggi datang.


Lalu mengapa sistem drainase seperti itu tidak diterapkan pada Ibukota Jakarta, Mengapa?
   
      Selain karena kurangnya anggaran dana dari pemerintah, Juga karena warga indonesia terutama kota jakarta banyak yg belum sadar akan peduli lingkungan, tentu saja akan sangat tidak efektif jika seorang arsitek sudah berpikir keras merancang bangunan yang mempedulikan lingkungan tetapi justru warga sekitar atau penghuni bangunan tidak peduli dengan lingkungan ,sebagai contoh kecil seperti membuang sampah secara sembarangan, mungkin itu terdengar seperti hal sepele tetapi memiliki dampak buruk bagi lingkungan yang cukup besar.
       Untuk mengatasi masalah yang ada di kota Jakarta menurut saya pribadi setidaknya pemerintah Indonesia haruslah meniru sikap pemerintah Jepang yang sangat mempedulikan lingkungannya. Tidak kalah penting juga harus munculnya kesadaran dari warga sekitar dan juga ketika membangun tidak menutup seluruh daerah resapan air dengan plester seperti trotoar untuk pejalan kaki, tidak perlu menggunakan plester cukup menggunakan bata konblock sehingga air dapat meresap ke tanah.




           Sebenarnya banyak arsitek yang sadar dan paham akan pentingnya aspek-aspek lingkungan terutama di kota Jakarta itu sendiri tetapi mungkin hanya sedikit yang menerapkannya atau mungkin tanpa sadar dan ketidak sengajaan bangunan yang dirancang oleh seorang arsitek memberikan dampak buruk bagi lingkungan sekitarnya baik secara langsung ataupun tidak langsung.
Tentu saja untuk kedepannya akan menjadi tugas kita sebagai generasi penerus bangsa dan para calon arsitek muda untuk memperbaiki keadaan kota Jakarta atau bahkan memajukan pembangunan di Indonesia dengan wawasan lingkungan.
                   




Contoh bangunan yang kurang memperhatikan aspek lingkungan


Walt Disney Concert Hall 




          Walt Disney Concert Hall terletak di 111 South Grand Avenue, Los Angeles, California, Amerika Serikat. Gedung ini dirancang oleh seorang arsitek terkenal Frank Gehry dan memiliki kapasitas sekitar 2.265 orang. Konstruksi gedung konser ini dimulai tahun 1999 dan selesai pada 23 Oktober 2003. Gedung ini merupakan hadiah dari Lillian Disney dimana dia memberikan $50 juta untuk membangun tempat pertunjukan sebagai persembahan atas bakti Walt Disney kepada seni dan juga kepada kota. Permasalahan yang terjadi di gedung ini adalah karena gedung ini permukaannya terbuat dari stainless dan bagian founders room berbentuk cekung mudah memantulkan dan
memfokuskan cahaya matahari. Beberapa masyarakat yang tinggal di apartemen dekat situ mengeluhkan bahwa mereka terkena silau yang dipantulkan dari bagian permukaan gedung yang bentuknya menyerupai parabola. Hal ini juga membuat panas meningkat sehingga warga mengeluhkan karena harga penggunaan AC mereka naik karena dipakai untuk mendinginkan ruangan yang panasnya mencapai 60°C. Kecelakaan lalu lintas juga meningkat akibat silaunya pantulan sinar matahari. Setelah banyak menerima keluhan dan kritik dari masyarakat setempat, pemilik gedung meminta solusi kepada Frank Gehry dan akhirnya permasalahan itu diselesaikan pada tahun 2005, permukaan panel yang silau ditumpulkan dengan pengamplasan sehingga menghilangkan silau yang tidak diinginkan.






Contoh Bangunan Dan Kota Yang Peduli Dengan Aspek Lingkungan

Taman ismail marzuki, Cikini, Jakarta Pusat

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiDbnQpFYwkQWOzvAyxmtLeyMjFvrKtDz6In7t1ALX95rSBs9fLERK6870bxKLxUpAWTuKcT-31qi_HZNbI2lI1erqmBCz1kltoc4A3Ow8-h-k5fmryBop3dcSFbA1nWXKFwxVB-cB3lyI/s1600/Rev+2+b_resize.jpg


banyaknya lingkungan hijau di site bangunan tersebut dan pembuatan taman pada atap sehingga membuat dampak positif untuk mengurangi dampak global warming.

·       Sebagai taman hijau kota.
·       Pembuatan the "Artificial Sungai" dibuat sepanjang sisi barat laut situs untuk membantu mengumpulkan air hujan untuk didaur ulang dan mengganti pagar sebagai batas ramah antara taman dan sekitarnya.



 Wisma Dharmala Sakti (sekarang Intiland Tower)






           Terletak di jalan Sudirman, Jakarta. Meskipun bukan merupakan bangunan bersertifikasi GBCI, namun gedung ini telah menerapkan aspek-aspek arsitektur hijau. Didirikan tahun 1986 oleh arsitek Paul Rudolph. Rudolph terinspirasi dari bentuk atap-atap di Indonesia yang memiliki overstek karena merespon iklim tropisnya sehingga apabila di dalam gedung tidak akan secara langsung diterpa cahaya matahari. Terdapat pula void yang cukup besar sehingga udara sejuk masih terasa di dalanya tanpa kehujanan saat merasakannya. Bahkan di perencanaan awal, bangunan ini sebenarnya tidak perlu menggunakan pendingin ruangan. Namun seiring berjalannya waktu dan efek rumah kaca telah memberi panas yang cukup parah dan tidak menentu, akhirnya bangunan ini menggunakan pendingin ruangan. Namun pada koridor hal tersebut masih tidak diperlukan karena udara sejuk masih dapat masuk. Pencahayaan lampu pada siang hari juga tidak terlalu diperlukan pada koridor karena cahaya matahari masih dapat masuk tanpa pengguna merasa terik maupun kehujanan. Dari keenam aspek arsitektur hijau, sudah diterapkan setidaknya lima aspek pada Intiland Tower ini. Bangunan ini telah berusaha mengoptimalkan energi yang dimiliki alamnya, merespon iklim, merespon kebutuhan pengguna dan keadaan tapaknya, dan adanya aspek yang saling mendukung.





Kota Reykjavik, Islandia




      Islandia adalah negara terhijau di dunia. Kota Reykjavik adalah kota terbesar di islandia dan telah menyatakan keinginannya untuk menjadi kota-kota Eropa terbersih dan telah mengambil langkah yang sangat mengesankan untuk mencapai itu. Saat ini, kota Reykjavik dijalankan sepenuhnya pada sistem go green, termasuk panas bumi dan pembangkit listrik tenaga air, sedangkan sistem transportasi di kota ini seluruhnya menggunakan hidrogen.















Sumber:
http://www.academia.edu/9774768/Arsitek_Harus_Peduli_Lingkungan
http://www.apasih.com/2011/10/10-kota-dengan-tata-kota-terbaik-dan.html
http://kanthiasihgusti.blogspot.co.id/2014/12/pengertian-arsitektur-dan-lingkungan_1.html
http://terbawangin.blogspot.co.id/2013/01/proyek-drainase-terbesar-didunia-berada.html

Kamis, 02 Juli 2015

MIND MAP ARSITEKTUR













Materi:

DEFINISI

      Arsitektur adalah seni yang dilakukan oleh setiap individual untuk berimajinasikan diri mereka dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lanskap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.


SEJARAH

        Arsitektur lahir dari dinamika antara kebutuhan (kebutuhan kondisi lingkungan yang kondusif, keamanan, dsb), dan cara (bahan bangunan yang tersedia dan teknologi konstruksi). Arsitektur prasejarah dan primitif merupakan tahap awal dinamika ini. Kemudian manusia menjadi lebih maju dan pengetahuan mulai terbentuk melalui tradisi lisan dan praktik-praktik, arsitektur berkembang menjadi ketrampilan. Pada tahap ini lah terdapat proses uji coba, improvisasi, atau peniruan sehingga menjadi hasil yang sukses. Seorang arsitek saat itu bukanlah seorang figur penting, ia semata-mata melanjutkan tradisi. Arsitektur Vernakular lahir dari pendekatan yang demikian dan hingga kini masih dilakukan di banyak bagian dunia.


RUANG LINGKUP

          Menurut Vitruvius di dalam bukunya De Architectura (yang merupakan sumber tertulis paling tua yang masih ada hingga sekarang), bangunan yang baik haruslah memilik Keindahan / Estetika (Venustas), Kekuatan (Firmitas), dan Kegunaan / Fungsi (Utilitas); arsitektur dapat dikatakan sebagai keseimbangan dan koordinasi antara ketiga unsur tersebut, dan tidak ada satu unsur yang melebihi unsur lainnya. Dalam definisi modern, arsitektur harus mencakup pertimbangan fungsi, estetika, dan psikologis. Namun, dapat dikatakan pula bahwa unsur fungsi itu sendiri di dalamnya sudah mencakup baik unsur estetika maupun psikologis.


KESIMPULAN

            Bangunan adalah produksi manusia yang paling kasat mata. Namun, kebanyakan bangunan masih dirancang oleh masyarakat sendiri atau tukang-tukang batu di negara-negara berkembang, atau melalui standar produksi di negara-negara maju. Arsitek tetaplah tersisih dalam produksi bangunan. Keahlian arsitek hanya dicari dalam pembangunan tipe bangunan yang rumit, atau bangunan yang memiliki makna budaya / politis yang penting

Kamis, 25 Juni 2015

MIND MAP

MANUSIA & KEGELISAHAN












Materi:


MANUSIA & KEGELISAHAN




DEFINISI

      Kegelisahan berasal dari kata gelisah , yang berarti tidak tentram hatinya , selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Tidak lain dari semua itu adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan.


SEBAB KEGELISAHAN

1. Panik

     Panik adalah sebuah perasaan dari ketakutan dan kecemasan. Panik merupakan ketakutan dan kecemasan yang terjadi secara mendadak dari sebuah peristiwa yang terjadi.



2. Kesulitan ekonomi

    Kesulitan ekonomi merupakan kesulitan yang dialami ketika seseorang merasakan kondisi sulit dalam kehidupan ekonomi.


3. Persiapan yang tidak matang

    Segala sesuatu kegiatan yang dilakukan, harus dengan persiapan yang matang. Apabila kita akan melakukan sesuatu  tetapi  belum ada persiapan yang matang, maka dapat terjadi kegelisahan.



KETERASINGAN


DEFINISI

              Keterasingan  berasal  dari kata terasing. dan kata itu adalah dari kata dasar  asing. Kata asing  berarti  sendiri,  tidak  dikenal  orang.  sehingga  kata  terasing  berarti,  tersisihkan   dari pergaulan,  terpisahkan  dari  yang  lain.  atau terpencil.  Jadi kata  keterasingan   berarti  hal-hal yang  berkenaan  dengan  tersisihkan  dari pergaulan, terpencil  atau terpisah  dari  yang  lain.


KESEPIAN


DEFINISI

                    Kesepian  berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga  kata kesepian berarti merasa  sunyi atau lengang. tidak berteman. Setiap orang pemah  mengalami  kesepian, karena  kesepian  bagian  hidup  manusia,  lama  rasa sepi itu bergantung  kepada  mental  orang dan  kasus  penyebabnya.


SEBAB KESEPIAN

-Frustasi : Frustasi dapat mengakibatkan  kesepian.



KETIDAKPASTIAN


DEFINISI

                     Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa  arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas.  Ketidak  pastian  artinya keadaan yang tidak pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yangjelas.  ltu semua adalah akibat pikirannya tidak dapat konsentrasi. Ketidakkonsentrasian  disebabkan  oleh berbagai sebab, yang jelas pikirannya kacau.


SEBAB KETIDAKPASTIAN

1. Obsesi

Obsesi merupakan gejala neurosa jiwa, yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan, atau sebab-sebabnya tak diketahui oleh penderita. Misalnya selalu berpikir ada orang yang ingin menjatuhkan dia.


2. Phobia

lalah rasa ketakutan yang tak terkendali,tidak normal, kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya.


3. Kompulasi

lalah adanya keragu-raguan tentang apa yang telah dikerjakan, sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berkali-kali.


4. Histeria

lalah neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain.


5. Delusi

Menunjukkan   pikiran  yang  tidak  beres,  karena  berdasarkan   suatu  keyakinan   palsu. Tidak dapat memakai akal sehat, tidak ada dasar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman.


6. Halusinasi

Khayalan yang terjadi tanpa rangsangan pancaindera. Dengan sugesti diri orang dapat juga berhalusinasi. Halusinasi buatan, misalnya dapat dialami oleh orang mabuk atau pemakai obat bius.



7.Keadaan Emosi

Dalam keadaan tenentu seseorang sangat berpengaruh oleh emosinya. lni nampak pada keseluruhan pribadinya: gangguan pada nafsu makan, pusing-pusing, muka merah, nadi cepat, keringat, tekanan darah tinggi/lemah.


Kamis, 18 Juni 2015

MANUSIA & HARAPAN

PENGERTIAN HARAPAN

      Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup.Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing.Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan,Harapan hams berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.Contoh :

– Budi seorang mahasiswa STMIK Gunadarma, ia rajin belajar dengan harapan didalam ujian semester mendapatkan angka yang baik Antar harapan dan cita-cita terdapat persamaam yaitu :
– keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud
– pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.


APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN ?

       Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang balk fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yabg mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.

1.Dorongan kodrat

    Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam din manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, bcrkata, mempunyai keturunan dan sebagainya.

2.Dorongan kebutuhan hidup

     Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bennacani-macant kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani
Kebutuhan jasmaniah misalnya ; makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan, dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan

Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah :

a) kelangsungan hidup (survival)
b) keamanan ( safety )
c) hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d) diakui lingkungan (status)
e) perwujudan cita-cita (self actualization)

3.Kelangsungan hidup (survival)

      Untuk melangsungkan hidupnya manusia membutuhkan sandang, ppangan dan papan (tempat tinggal). Kebutuhan kelangsungan hidup ini terlihat sejak bayi lahir.
Setiap bayi begitu lahir di bumi menangis; ia telah mengharapkan diberi makan/ minum. Kebutuhan akan makan/minum ini terns berkembang sesuai dengan perkembangan hidup manusia

4.Keamanan
 
       Setiap orang membutuhkan keamanan. Sejak seorang anak lahir ia telah membutuhkan keamanan. Begitu lahir, dengan suara tangis, itu pertanda minta perlindungan.

5.Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai

       Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban. Karena itu tidak jarang anak-anak remaja mengatakan kepada ayah atau ibu. “Ibu ini kok menganggap Reny masih kecil raja, semua diatur!” Itu suatu pertanda bahwa anak itu telah tambah kesadaran akan hak dan kewajibannya.
Bila seorang telah menginjak dewasa, maka ia merasa sudah dewasa, sehingga sudah saatnya mempunyai harapan untuk dicintai dan mencintai.
Sebab umumnya remaja mulai menentang sifat-sifat orang tua yang dianggap tidak sesuai dengan alamnya.

6.Status

         Setiap manusia membutuhkan status. Siapa, untuk apa, mengapa manusia hidup.
setiap manusia yang lahir di bumi ini tentu akan bertanya tentang statusnya. Status keberadaannya. Status dalam keluarga, status dalam masyarakat, dan status dalam negara. Status itu penting, karena dengan status orang tahu siapa dia. Harga diri orang antara lain melekat pada status orang itu.

7.Perwujudan cita-cita

        Selanjutnya manusia berharap diakui keberadaannya sesuai dengan keahliannya atau kepangakatannya atau profesinya. Pada saar itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaiannya agar ia diterima atau diakui kehebatannya.


PENGERTIAN DO'A

         Doa ialah permohonan seseorang hamba terhadap Allah secara terus bagi meyelesaikan segala masalah rohani dan jasmani, dunia dan akhirat sama ada untuk dirinya sendiri atau untuk saudara mara, sahabat handai dan seterusnya untuk kaum muslimin dan muslimat.
Dan Tuhan kamu berfirman: “Berdoalah kepada Ku nescaya Aku perkenankan doa permohonan kamu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong takbur daripada beribadat dan berdoa kepadaKu, akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina.



KEPERCAYAAN

         Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Ada ucapan yang sering kita dengar
– ia tidak percaya pada diri sendiri
– saya tidak percaya ia berbuat seperti itu atau berita itu kurang dapat dipercaya
– Bagaimana juga kita hams percaya kepada pemerintah
Kepercayaan dalam agama merupakan keyakinan yang paling besar. Hak berpikir bebas, hak atas keyakinan sendiri menimbulkan juga hak her agama menurut keyakinan.
Dalam hal beragama tiap-tiap orang wajib menerima dan menghormati kepercayaan orang yang beragama itu. Dasarnya ialah keyakinan masing-masing.
Kebenaran
Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karena ia mempunyai anti khusus bagi hidupnya. la merupakan fokus dari segala pikiran, sikap dan perasaan.
Dalam tingkah laku, ucapan, perbuatan manusia selalu berhati-hati agar mereka tidak menyimpang dari kebenaran.

Dr.Yuyun Suriasumantri dalam bukunya “filsafat Ilmu, sebuah pengantar Populer ada tiga teori kebenaran sebagai berikut :

1) Teori koherensi atau konsistensi

      Yaitu suatu pemyataan dianggap benar bila pemyataan itu bersifat koherensi atau konsisten dengan pemyataan-pemyataan sebelumnya yang dianggap benar

2) Teori korespondensi

       Suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pemyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung pemyataan itu berkomnponden (berhubungan) dengan obyek yang dituju oleh pemyataan tersebut.

3) Teori pragmatis

        Kebenaran suatu pemyataan diukur dengan kriteria apakah pemyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.


BAGAIMANA CARA ANDA UNTUK MENINGKATKAN RASA KEYAKINAN AKAN HARAPAN YANG KALIAN MILIKI?

Untuk meningkatkan rasa keyakinan saya akan harapan yang saya miliki, saya akan menilai kemampuan diri saya sendiri lalu berusaha dengan keras dan melakukan semua yang perlu dilakukan dengan kepala dingin untuk mencapai harapan saya tersebut. agar saya yakin akan harapan saya itu.


















sumber:
http://aura-hikmah.blogspot.com/2012/01/pengertian-doa-keutamaannya.html
https://ladyukhtimulia.wordpress.com/2010/06/03/manusia-dan-harapan/